Sebelum Beli, Kenali Dulu Istilah Penting Produk Asuransi Berbasis Syariah

produk asuransi syariah

Selain asuransi konvensional, terdapat asuransi syariah yang tentu saja dijalankan berlandaskan prinsip-prinsip syariat. Asuransi syariah ini diawasi langsung oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS), sehingga penggunanya, khususnya umat muslim, tak perlu meragukan pemanfaatan dananya. Sebelum beli produk asuransi syariah, ada baiknya Anda kenali dulu 5 istilah pentingnya ini.
1.   Iuran Tabarru’
Dalam asuransi konvensional, Anda tak akan mengenal yang namanya iuran Tabarru’. Iuran dalam asuransi syariah ini diambil dari cicilan pemilik asuransi yang digunakan untuk menolong sesama saat sedang mengalami kesusahan. Besaran iuran berbeda antara satu dengan yang lainnya karena disesuaikan dengan besaran manfaat asuransi yang dipilih pelanggan sebelumnya. 
2.   Akad
Akad merupakan istilah untuk perjanjian yang telah disetujui oleh pembeli dan pihak penyedia asuransi. Penyetujuan akad mengartikan bahwa kedua belah pihak setuju untuk memenuhi hak dan melakukan kewajibannya masing-masing. Ada juga istilah Akad Tabarru’, yang berarti pelanggan bersedia uangnya digunakan untuk menolong pelanggan lain dan bukan untuk kebutuhan komersial. 
3.   Kontribusi
Jika pelanggan asuransi konvensional diwajibkan untuk membayar premi, pelanggan asuransi syariah diwajibkan untuk membayar kontribusi. Kontribusi ini merupakan tanda bahwa mereka menyetujui akad yang telah dibuat. Besaran kontribusi berbeda antara satu pelanggan dengan yang lainnya karena perbedaan manfaat asuransi syariah yang didapat.
4.   Ujrah
Ujrah merupakan istilah dalam asuransi syariah yang berarti upah atau bayaran. Ujrah dibayarkan atas pengelolaan yang dilakukan oleh pihak asuransi atas kontribusi dari para pelanggan asuransi syariah. Kesepakatan akan dibuat oleh pelanggan dan pihak asuransi syariah di awal perjanjian untuk menentukan berapa besaran Ujrah yang akan diberikan. 
5.   Qard
Qard merupakan istilah untuk pinjaman yang diberikan oleh pihak asuransi syariah, untuk mencukupi jumlah Dana Tabarru’. Jika santunan atau klaim untuk pelanggan asuransi yang seharusnya diambil dari Dana Tabarru’ tidak mencukupi, maka Qard akan diberikan oleh pihak asuransi. Jika Dana Tabarru’ sudah kembali normal, maka Qard akan segera dibayarkan.
Sebelum Anda menggunakan asuransi syariah, ada baiknya Anda memahami istilah-istilah di atas untuk mencegah kesalahpahaman di masa mendatang. Setelah semua istilah khusus ini Anda pahami, jangan buang waktu lagi untuk membeli asuransi syariah terbaik yang disediakan oleh Allianz. Mulai dari asuransi jiwa hingga haji, dimiliki oleh asuransi syariah Allianz ini.
Share on Google Plus

About Ayead Gaptek

0 comments:

Post a Comment